Kenapa Anak Kereta Bawa Tas di Depan? Ini jawabannya

Last Updated on April 16, 2022 by Yuri Adrian

Halo, teman-teman. Buat yang belum pernah atau baru mau naik kereta khususnya KRL Commuter Line. Ada yang pernah perhatiin gak kenapa kalau anak kereta bawa tas di depan?

Hmm, ternyata ada alasannya loh kenapa banyak anak kereta bawa tas ransel terutama dipakai di depan.

Anak kereta

Istilah kerennya adalah ANKER.

Yoi, ANKER atau anak kereta itu adalah sebutan yang ditujukan kepada orang yang kesehariannya naik kereta. 😁

Anak kereta ini ada komunitasnya loh.

Salah satu komunitas anak kereta yang banyak anggota dan kegiatannya adalah https://twitter.com/AnkerTwiter.

Ada lagi sebutan ROKER alias Rombongan Kereta. Ini mah biasanya sebutan buat para pengguna atau penumpang kereta.

Karena namanya juga rombongan pastinya ROKER ini juga jumlahnya lebih dari satu orang.

Suasana di Stasiun Manggarai

Saya sendiri, resmi menjadi anak kereta mulai dari tahun 2015-an kalau gak salah.

Saya adalah anker atau anak kereta yang biasa naik dari Stasiun Bojonggede sampai Stasiun Manggarai. Setiap hari berangkat dan pulang kerja naik KRL atau Commuter Line di dua stasiun tadi. 😎

KRL Commuter Line

Siapa sih yang gak kenal sama kereta rel listrik (KRL) Commuter Line.

Mengutip informasi dari Katadata, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mencatat jumlah pengguna KRL Commuter Line di Indonesia di tahun 2019 mencapai 336,3 juta orang.

Sekarang ini, KRL Commuter Line khususnya di wilayah Jobodetabek sudah menjadi moda transportasi favorit banyak orang karena aman, nyaman dan murah.

Saya nih, berangkat dari Stasiun Bojong Gede ke Stasiun Manggarai ongkos naik keretanya sekali jalan Rp4.000 atau pergi pulang Rp8.000 dan bayarnya pakai kartu e-money. Murah kan? 😎

Suasana pagi hari di Stasiun Bojong Gede

Waktu tempuhnya itu dari Bojong ke Manggarai kalau normal ya dan gak ada gangguan kurang lebih 1 jam alias 60 menit.

Syarat naik KRL Commuter Line

Buat kalian yang baru mulai memilih menjadi anak kereta sebagai jalan ninjanya, sekarang ini ada beberapa syarat utama yang harus kalian perhatikan ya.

Apa saja syaratnya?

Mulai 21 Oktober 2021 yang menjadi syarat buat anak kereta naik KRL Commuter Line itu adalah:

1 Anak kereta harus sudah vaksin

Yup, ini salah satu syarat utama buat anak kereta kalau mau naik KRL Commuter Line yaitu harus sudah ikut vaksinasi COVID-19 minimal dosis pertama. 😷

Sebelum masuk ke dalam area stasiun, kalian harus check in dulu pakai aplikasi Peduli Lindungi.

Atau kalian bisa tunjukkan surat bukti vaksin (bisa cetak atau softcopy) kepada petugas yang ada di stasiun.

Kenapa Anak Kereta Bawa Tas di Depan?

Sebaiknya, kalian juga menyiapkan KTP atau tanda pengenal biar petugas bisa mencocokan NIK yang ada di kartu vaksin dengan NIK yang ada di KTP.

2 Anak di bawah 12 tahun

Sekarang, anak-anak yang umurnya masih di bawah 12 tahun sudah boleh lagi naik KRL Commuter Line.

Gak perlu syarat vaksin kalau anak-anak di bawah 12 tahun mah tapi tetap harus ada orang tua sebagai pendamping.

3 Anak di bawah 5 tahun

Kalau anak kecil yang umurnya di bawah 5 tahun atau balita masih belum bisa naik KRL Commuter Line kecuali ada keperluan mendesak seperti mau berobat.

Mulai 9 Maret 2002 sesuai dengan peraturan pemerintah yaitu Surat Edaran Kemenhub Nomor 25 tahun 2022 anak umur di bawah lima tahun alias balita sudah boleh lagi naik KRL tapi tetap harus mendapat pendampingan dari orang tuanya.

4 Lansia

Buat anak kereta yang masuk ke dalam usia lanjut (lansia 60+) naik keretanya cuma boleh di jam-jam tertentu yaitu pukul 10:00 – 14.00 WIB.

5 Anak kereta wajib pakai masker

Wajib masker ganda kalau kalian pakai masker kain dan medis.

Kenapa Anak Kereta Bawa Tas di Depan?

Gak perlu pakai masker ganda kalau yang kalian pakai adalah masker model N95, KN95 dan KF94 gak perlu.

6 Menjaga jarak

Anak kereta itu wajib menjaga jarak baik itu di area stasiun dan juga di dalam kereta.

Perhatikan marka yang sudah ada dan juga arahan dari petugas ya. 😉

7 Anak kereta tidak boleh berbicara di dalam kereta

Berbicara di sini artinya berbicara langsung atau juga berbicara lewat handphone.

Termasuk juga bernyanyi-nyanyi di dalam KRL, gak boleh. (Ada soalnya pernah nemuin beberapa hari yang lalu).

8 Pembatasan barang bawaan besar

Sama halnya seperti anak kereta yang termasuk lansia, kalau kalian membawa barang bawaan yang ukurannya besar kalian cuma bisa naik kereta di antara pukul 10:00 sampai dengan 14:00 WIB atau di luar jam sibuk.

Ok, sekarang kita masuk kembali ke pokok bahasan di awal tadi yaitu…

Alasan anak kereta pakai tas di depan

Buat contoh anak kerta yang bawa tas ranselnya di depan, saya kasih foto saya saja ya.

Jangan protes. 😜

Kenapa Anak Kereta Bawa Tas di Depan?

Kalau saya mah begitu mau masuk ke dalam stasiun, tas yang saya bawa sudah saya simpan di bagian depan.

Anak kereta banget kan? 😎

Kenapa sih bawa tas ranselnya repot banget harus di depan? Gak di simpan di belakang saja kayak orang-orang biasa.

Saya kasih tahu jawabannya ya.

Pertama…

Faktor keamanan

Ini mah nomor satu. Alasan utama kenapa anak kereta bawa tas di depan yaitu faktor keamanan.

Sebagai anak kereta termasuk saya, merasa paling aman itu kalau pakai tasnya di depan.

Aman dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.

Maksudnya? Yup, di dalam KRL Commuter Line masih banyak dijumpai tindak kejahatan, yang paling sering itu adalah pencopetan. Modusnya yang paling umum itu menyobek tas korban pakai silet.

Kok saya tahu? Pernah soalnya dua kali tas ransel saya sobek padahal saya bawa tasnya di depan dan tasnya selalu saya peluk selama perjalanan di dalam KRL.

Kebayang kan kalau tasnya saya simpan di belakang. 😭

Sejak kejadian itu, pokoknya setiap naik KRL Commuter Line saya selalu bawa tasnya di depan. Selalu waspada dan berhati-hati jangan lengah, jangan banyak ngelamun juga.

Waspadalah waspadalah!!

Alasan yang kedua adalah….

Faktor kenyamanan

Nyaman di sini artinya nyaman buat diri sendiri dan juga buat orang lain yang ada di dalam kereta.

Kalau kalian naik KRL Commuter Line bawa tas di belakang itu, terus tasnya juga ukurannya segede gaban, beuh itu ngeganggu banget ke penumpang lain loh.

Beneran. Bisa bikin orang lain risih dan kesal. 😞

Satu lagi nih, karena kalau jadi anak kereta itu pasti bakalan sering ngejar kereta. Kalau saya pakai tas di depan itu lebih nyaman waktu lagi lari ngejar naik kereta. Cobain deh.

Ok, kalau misalkan kalian mau lebih nyaman lagi apalagi kalau barang bawaan di tasnya berat banget ada baiknya kalian simpan tasnya di atas bagasi.

Tapi, kalian wajib simak…

Tips simpan tas di atas rak bagasi KRL Commuter Line

Kalau kalian lagi naik KRL Commuter Line petugas selalu kasih woro-woro atau pengumuman supaya kita selalu hati-hati kalau membawa barang bawaan terutama yang disimpan di atas rak bagasi.

Karena apa? Karena memang banyak kejadian anak kereta yang kehilangan tas atau barang bawaan yang mereka simpan di atas rak bagasi.

Selain pencopetan, di KRL itu tindak kejahatan lain yang sering terjadi adalah pencurian tas yang ada di atas rak bagasi dengan modus penukaran tas.

Contohnya adalah seperti kejadian yang menimpa seorang anak kereta di bawah ini…

Kenapa Anak Kereta Bawa Tas di Depan?

Yup, modus operasi tukar tas yang ada di atas rak bagasi KRL Commuter Line itu sudah sering banget, gak cuma satu atau dua kali kejadian.

Supaya terhindar dari tindak kejahatan tukar tas itu, ini ada beberapa tips yang saya rangkum dari penglaman beberapa orang anak kereta….

  1. Kalau kalian naik KRL awalnya berdiri dan simpan tas di atas rak bagasi, usahakan tetap menghadap ke arah tas.
  2. Kalau kalian berdiri kemudian dapat tempat duduk, tas yang kalian simpan di atas rak bagasi segera turunkan lalu tasnya dipangku saja.
  3. Selalu waspada, jangan lengah, jangan terlalu asyik maen hp, jangan juga ketiduran sampai-sampai tas yang kita bawa tidak terawasi.

Ok, teman-teman cukup sekian saja ya. Semoga informasi alasan kenapa anak kereta bawa tas di depan ini bisa bermanfaat.

Kalau ada yang punya pengalaman menarik selama naik KRL Commuter Line boleh share di kolom komentar di bawah ya.

Terima kasih.

Visited 80 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan komentar