Tips Membuat Nama Domain Website untuk Pemula

Ada yang baru mau bikin sebuah website tapi masih bingung pilih nama domainnya? Kalau memang ada, silakan ikuti dan simak sampai selesai tips membuat nama domain website untuk pemula berikut ini ya.

Kenapa harus bikin website?

Mungkin di antara kalian ada yang bertanya-tanya seperti itu.

Kenapa sih harus bikin website? Memang manfaatnya apa membuat website?

Kata Mas Berto Saksono, Sang Founder SB1M, website itu adalah ibaratnya adalah sebuah toko. Kalau kita mau mulai menjalankan bisnis online, salah satu cara yang paling efektif buat menghasilkan income adalah dengan membuat website.

Sedangkan, kalau kata Mas Andin Rahmana, seorang praktisi, pembicara & trainer handal di bidang digital marketing, kalau kita mau mulai terjun ke dunia digital marketing, mulai dari sekarang juga kita harus membuat sebuah website.

Ilustrasi menulis content di web untuk digital marketing
Ilustrasi membuat content website (sumber: hiclipart.com)

Jadi kesimpulannya nih, kalau ada dari kalian yang ingin mulai menjalankan bisnis online dan juga ingin menguasai digital marketing, membuat sebuah website adalah sebuah keharusan.

Domain dan hosting website

Sebelum membuat sebuah website ada baiknya kita harus tahu dulu domain dan hosting website.

Jadi, apa sih perbedaan doman dan hosting itu?

Saya ambil sebuah penjelasan singkat dari Mas Andin Rahmana. Ibaratnya kita mau membangun rumah nih, kita tuh terlebih dahulu harus beli sepetak tanah dan nama jalannya. Setelah itu, kita baru bisa membangun rumah.

Dari penjelasan di atas tadi, bisa kita ambil kesimpulan kalau domain website itu ibaratnya adalah nama jalan, hosting itu tanahnya dan website itu rumahnya yang mau kita bangun.

Ilustrasi perbadingan domain, website dan web hosting (sumber: andinrahmana.com)
Ilustrasi perbadingan domain, website dan web hosting (sumber: andinrahmana.com)

Sementara itu, kalau kata mentor SB1M Mas Agus, misal kita mau bikin toko, domain itu ibaratnya nama toko yang kita punya, hosting itu tokonya. Pengelola gedung tempat kita sewa toko itu ibaratnya adalah perusahaan penyedia domain dan hosting.

Pilih nama domain website

Pertama, kita sama-sama bahas dulu tentang nama domain website ya.

Pastinya kalau teman-teman baru pertama kali mau bikin website, masih agak bingung mau pilih nama domain. Iya kan?

Saya juga termasuk golongan orang-orang yang bingung nentuin nama domain website waktu dulu pertama kali mau bikin website.

Kalau teman-teman masih bingung, ada baiknya ikuti saran atau tips dari mentor senior SB1M Mas Agus. Catet ya!!

Ilustrasi www service internet
Ilustrasi nama domain website (sumber: hiclipart.com)

Pemilik situs https://agushero.com/ ini memberi saran kalau pertama kali mau bikin website sebaiknya nama domainnya adalah nama pribadi. Karena, kalau kita memang pertama kali terjun ke dunia digital marketing adalah penting untuk membangun sebuah personal branding.

Contoh nama domain website yang memakai nama pribadi pemiliknya diantaranya:

agushero.com
andinrahmana.com
andreasagung.com
bertosaksonojati.com
neilpatel.com
yuriadrian.my.id

Dan masih banyak lagi.

Tempat beli nama domain website

Beli domainnya di mana ya, gan? Wah, kalau itu mah banyak sekali pilihannya.

Tapi sebelum itu, kita sama-sama lihat dulu format penulisan nama domain website ya.

Formatnya adalah sebagai berikut:

Format penulisan domain
Format penulisan nama domain website.

Dari gambar di atas, nama domain itu adalah yang akan menjadi nama website kepunyaan kalian, teman-teman.

Jadi, sebelum kalian membuat nama domain ada baiknya merencanakan terlebih dahulu sebuah nama domain yang simpel, pendek, unik dan gampang diingat.

Jangan sampai salah nama juga ya, kalau sudah sekali terdaftar gak bisa berubah.

Terus, nama domain itu berlaku selama 1 tahun dan bisa diperpanjang selama tidak lewat waktu berlakunya.

Di Indonesia sekarang ini, banyak sekali perusahaan penyedia layanan domain dan hosting, misalnya:

  • Niagahoster
  • Dewaweb
  • Idwebhost
  • Rumahweb
  • Masterweb

Berbeda dengan perusahaan penyedia layanan domain dan hosting di luar negeri yang metode pembayarannya memakai kartu kredit, kalau beli layanan dari Indonesia bayarnya bisa pakai kartu debit, mobile banking, OVO, GoPay, bayar di Alfamart, Indomaret dan lain sebagainya.

Cara cek nama domain

Caranya gampang banget, teman-teman.

Misal, kita coba cek yuk di Niagahoster.

Di homepage perusahaan penyedia layanan domain yang berbasis di Yogyakarta ini, kalian tinggal klik atau pilih menu Domain -> Cari Domain.

Tips Membuat Nama Domain Website untuk Pemula
Cek nama domain di Niagahoster.

Tinggal masukkan nama domain di “Cari Nama Domain Anda” lalu tekan atau klik tombol CEK DOMAIN.

Kalau misalnya nama domain yang kalian cari masih ada nantinya tinggal lanjutkan ke pembayaran.

Tapi sebaliknya, kalau muncul notifikasi atau pesan “Mohon Maaf, Domain Tersedia” itu artinya domain yang kalian cari sudah ada yang punya. Jadi, kalian harus cari lagi dengan nama yang berbeda.

Harga domain

Sebagai bagian dari tips membuat nama domain website untuk pemula, saya lampirkan juga perbandingan harga nama domain website sesuai dengan ekstensi domain (TLD) di Niagahoster yang bisa kalian lihat di bawah ini…

Nama DomainHarga Domain
.comRp.145.000
.idRp.200.000
.xyzRp.18.000
.co.idRp.275.000 
.netRp.155.000
.orgRp.175.000
.web.idRp.55.000
.sch.idRp.55.000
.onlineRp.15.000
.or.idRp.55.000
.infoRp.175.000
.inRp.150.000
.asiaRp.175.000
.ac.idRp.55.000
.biz.idRp.55.000
.my.idRp.25.000
.ponpes.idRp.50.000
Perbadingan harga nama domain sesuai dengan ekstensi domain di Niagahoster.

Kalian tinggal menyesuaikan saja sesuai kebutuhan untuk ekstensi domain atau TLD-nya. Tahap awal sih baiknya pakai .com saja.

Ingat ya seperti yang saya bilang di atas tadi, kalau kalian sudah membeli sebuah nama domian untuk satu tahun, nama domain tersebut tidak bisa diubah.

Kalau mau ubah atau ganti nama domain website, kalian harus beli lagi nama domain yang baru. Gak cukup pakai bubur merah dan bubur putih, teman-teman.

Setelah membeli sebuah nama domain yang cocok, selanjutnya kalian harus beli layanan hosting. Biar gak ribet settingannya, saya menyarankan buat kalian yang masih pemula untuk membeli domain dan hosting di satu tempat yang sama.

Selain gak bikin ribet, sering kali juga ada promo beli hosting bisa dapat gratis nama domain loh, termasuk di di Niagahoster!

Kesimpulan

Dari artikel tips membuat nama domain website untuk pemula di atas tadi bisa kita ambil beberapa kesimpulan, diantaranya:

  • Pertama: membuat sebuah website hukumnya wajib buat kalian yang mau menggeluti dunia digital marketing.
  • Kedua: sebagai langkah awal untuk membuat website adalah memilih nama domain.
  • Ketiga: buat yang pertama kali mau membuat website, sebaiknya pilih nama domain website pakai nama sendiri untuk personal branding.
  • Keempat: nama domain website berlaku untuk 1 tahun dan jangan sampai lupa untuk perpanjang kalau waktu berlakunya sudah mau habis.
  • Kelima: setelah beli nama domain, selanjutnya jangan lupa juga untuk membeli hosting. Untuk pemula sangat disarankan membeli hosting dan domain di satu tempat yang sama supaya tidak ribet settingannya.

Akhir kata, semoga artikel tadi bisa bermanfaat ya, teman-teman.

Terima kasih.

(Visited 17 times, 1 visits today)
SB1M Daftar Free Member untuk Dapatkan Tutorial How To Make Money Online

Tinggalkan komentar