Amalan di Bulan Dzulhijjah

Ada beberapa amalan di bulan Dzulhijjah, bulan yang mulia bagi umat Muslim. Amalan-amalan itu jika dikerjakan Insya Alloh akan diganjar banyak pahala kebaikan oleh Alloh SWT.

Daftar Isi

1. Bagi yang berniat Qurban

Memasuki 10 hari bulan Dzulhijjah, bagi mereka yang berniat untuk melaksanakan ibadah Qurban, disunahkan untuk tidak memotong rambut dan kuku. Tahun ini, Idul Adha jatuh pada hari Senin 12 September 2016, maka mulai tanggal 02 September 2016 ba’da Ashar adalah waktu terakhir untuk memotong rambut dan kuku.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

ﺇِﺫَﺍ ﺩَﺧَﻠَﺖِ ﺍﻟْﻌَﺸْﺮُ ﻭَﺃَﺭَﺍﺩَ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﺃَﻥْ ﻳُﻀَﺤِّﻰَ ﻓَﻼَ ﻳَﻤَﺲَّ ﻣِﻦْ ﺷَﻌَﺮِﻩِ ﻭَﺑَﺸَﺮِﻩِ ﺷَﻴْﺌًﺎ

“Apabila telah masuk sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, dan salah seorang dari kalian telah berniat untuk berqurban, maka janganlah ia memotong rambutnya dan kulitnya sedikitpun.” (HR. Muslim)

Dalam riwayat yang lain diriwayatkan,

ﻓَﻼَ ﻳَﺄْﺧُﺬَﻥَّ ﻣِﻦْ ﺷَﻌْﺮِﻩِ ﻭَﻻَ ﻣِﻦْ ﺃَﻇْﻔَﺎﺭِﻩِ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﺣَﺘَّﻰ ﻳُﻀَﺤِّﻰَ

“Janganlah ia memotong rambutnya dan kuku-kukunya sedikitpun sampai ia menyembelih.” (HR. Muslim)

2. Bagi yang tidak berhaji

Bagi umat Muslim yang tidak berhaji, disunnahkan untuk melaksanakan ibadah puasa Arofah.

Sesuai dengan sabda Rosulalloh SAW :

ﺻِﻴَﺎﻡُ ﻳَﻮْﻡِ ﻋَﺮَﻓَﺔَ ﺃَﺣْﺘَﺴِﺐُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃَﻥْ ﻳُﻜَﻔِّﺮَ ﺍﻟﺴَّﻨَﺔَ ﺍﻟَّﺘِﻲ ﻗَﺒْﻠَﻪُ ﻭَﺍﻟﺴَّﻨَﺔَ ﺍﻟَّﺘِﻲ ﺑَﻌْﺪَﻩُ ﻭَﺻِﻴَﺎﻡُ ﻳَﻮْﻡِ ﻋَﺎﺷُﻮﺭَﺍﺀَ ﺃَﺣْﺘَﺴِﺐُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃَﻥْ ﻳُﻜَﻔِّﺮَ ﺍﻟﺴَّﻨَﺔَ ﺍﻟَّﺘِﻲ ﻗَﺒْﻠَﻪُ

“Puasa satu hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya. Puasa hari ‘Asyura’ (tanggal 10 Muharram), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya. ” (HR. Muslim, No 1162, dari Abu Qatadah)

3. Sholat Idul Adha

Beberapa amalan sunnah yang bisa kita lakukan di hari Idul Adha adalah sebagai berikut :

Mandi, seperti dalam dalil :

ﺃﻥ ﺭﺟﻼ ﺳﺄﻝ ﻋﻠﻴﺎ ، ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ، ﻋﻦ ﺍﻟﻐﺴﻞ ، ﻓﻘﺎﻝ : ﻏﺘﺴﻞ ﻛﻞ ﻳﻮﻡ ﺇﻥ ﺷﺌﺖ ، ﻗﺎﻝ : ﻻ ﺑﻞ ﺍﻟﻐﺴﻞ , ﻗﺎﻝ ﺍﻏﺘﺴﻞ ﻛﻞ ﻳﻮﻡ ﺟﻤﻌﺔ ، ﻭﻳﻮﻡ ﺍﻟﻔﻄﺮ ، ﻭﻳﻮﻡ ﺍﻟﻨﺤﺮ ، ﻭﻳﻮﻡ ﻋﺮﻓﺔ

“Seorang lelaki bertanya kepada Ali radhiallahu’anhu tentang mandi, ia menjawab: ‘Mandilah setiap hari jika engkau mau’. Lelaki tadi berkata: ‘bukan itu, tapi mandi yang benar-benar mandi’. Ali menjawab: ‘Mandi di hari Jum’at, Idul Fitri, Idul Adha dan hari Arafah’ ” (HR. Al Baihaqi, dishahihkan Al Albani dalam Al Irwa 1/177)

Memakai pakaian yang terbaik, sebagaimana diriwatkan :

ﺃَﻥَّ ﺍﺑْﻦَ ﻋُﻤَﺮَ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﻠْﺒَﺲُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻌِﻴﺪَﻳْﻦِ ﺃَﺣْﺴَﻦَ ﺛِﻴَﺎﺑِﻪِ

“Ibnu Umar biasa mengenakan bajunya yang terbaik pada Idul Fitri dan Idul Adha ”
(HR. Al Baihaqi 6143, dishahihkan Ibnu Hajar dalam Fathul Bari 2/510)

Tidak makan hingga kembali dari Sholat Ied, sebagimana dalil hadits Buraidah :

ﻛﺎﻥ ﺭﺳﻮﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻻ ﻳﺨﺮﺝُ ﻳﻮﻡَ ﺍﻟﻔﻄﺮِ ﺣﺘَّﻰ ﻳَﻄﻌَﻢ ، ﻭﻳﻮﻡَ ﺍﻟﻨﺤﺮِ ﻻ ﻳﺄﻛﻞ ﺣﺘَّﻰ ﻳﺮﺟﻊَ ﻓﻴﺄﻛﻞَ ﻣﻦ ﻧَﺴِﻴﻜﺘِﻪِ

“Nabi Shallallahu’alahi Wasallam biasanya tidak keluar pada hari Idul Fitri hingga makan terlebih dahulu, dan tidak makan pada hari Idul Adha hingga beliau kembali dari sholat, lalu makan dengan daging sembelihannya ” (HR. Muslim 1308)

Mengambil jalan yang berbeda ketika pergi Sholat Ied, seperti dalam dalilnya hadits Jabir :

ﻛﺎﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺇﺫﺍ ﻛﺎﻥ ﻳﻮﻡ ﻋﻴﺪٍ ﺧﺎﻟَﻒَ ﺍﻟﻄﺮﻳﻖَ

“Nabi Shallallahu’alahi Wasallam biasanya ketika hari Ied mengambil jalan ya berbeda antara pulang dan pergi ” (HR. Bukhari 986)

4. Berqurban

Amalan di bulan Dzulhijjah ini terutama tentu saja menyembelih hewan qurban, sebagaimana difirmankan oleh Alloh SWT :

ﻓَﺼَﻞِّ ﻟِﺮَﺑِّﻚَ ﻭَﺍﻧْﺤَﺮْ

“Sholatlah kepada Rabb-mu dan berqurbanlah ” (QS. Al Kautsar : 2)

Diriwatkan pula dalam hadits :

ﻋَﻦْ ﺟَﺎﺑِﺮِ ﺑْﻦِ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻗَﺎﻝَ ﺷَﻬِﺪْﺕُ ﻣَﻊَ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ -ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺍﻷَﺿْﺤَﻰ ﺑِﺎﻟْﻤُﺼَﻠَّﻰ ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﻗَﻀَﻰ ﺧُﻄْﺒَﺘَﻪُ ﻧَﺰَﻝَ ﻣِﻦْ ﻣِﻨْﺒَﺮِﻩِ ﻭَﺃُﺗِﻰَ ﺑِﻜَﺒْﺶٍ ﻓَﺬَﺑَﺤَﻪُ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺑِﻴَﺪِﻩِ ﻭَﻗَﺎﻝَ : )) ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﺃَﻛْﺒَﺮُ ﻫَﺬَﺍ ﻋَﻨِّﻰ ﻭَﻋَﻤَّﻦْ ﻟَﻢْ ﻳُﻀَﺢِّ ﻣِﻦْ ﺃُﻣَّﺘِﻰ )).

“Diriwayatkan dari Jabir bin ‘Abdillah radhiallahu ‘anhu bahwasanya dia berkata, “Saya menghadiri sholat ldul Adha bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di mushalla (tanah lapang). Setelah beliau berkhutbah, beliau turun dari mimbarnya dan didatangkan kepadanya seekor kambing. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyembelihnya dengan tangannya, sambil mengatakan: Dengan nama Allah. Allah Maha Besar. Kambing ini dariku dan dari orang-orang yang belum menyembelih di kalangan umatku.”

Semoga bermanfaat.

(Visited 55 times, 1 visits today)
SB1M Daftar Free Member untuk Dapatkan Tutorial How To Make Money Online

Tinggalkan komentar