Bank Sampah Anak-anak di Bojonggede Bogor

Halo, teman-teman di Bojonggede!! Sekarang, saya mau cerita sebuah kegiatan Bank Sampah anak-anak di Bojonggede, tepatnya di Desa Bojong Baru.

Kenapa disebut dengan Bank Sampah anak-anak?

Ya, karena sebagian besar perserta atau nasabahnya adalah anak-anak usia PAUD sampai dengan usia Sekolah Dasar (SD). 😊

Baca juga: Kegiatan Persami Cabe Rawit Masjid Nurromah Kincir

Namanya adalah:

Bank Sampah Cabe Rawit Berkarya

Keren kan namanya? 😎

Bank Sampah Anak-anak di Bojonggede
Kegiatan menimbang sampah yang dikumpulkan oleh anak-anak yang tergabung dalam Bank Sampah Cabe Rawit Berkarya.
Waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan

Kegiatan menabung sampah ini diadakan untuk warga yang tinggal di sekitar Masjid Nurrohmah, Bojong Baru, Pondok Manggis, Kecamatan Bojonggede.

Kegiatan ini biasanya dilakukan di setiap hari Minggu pagi, di minggu pertama dan ketiga setiap bulannya.

Saya sempat berbincang-bincang dengan Pak Iqbal, salah seorang penanggung jawab di Bank Sampah Cabe Rawit Berkarya ini.

Sampah-sampah yang dikumpulkan oleh anak-anak tersebut, ditimbang lalu hasilnya dicatat ke dalam sebuah buku khusus. (((Semacam buku tabungan berisi catatan sampah yang sudah disetorkan ke Bank Sampah)))

Bank Sampah Anak-anak di Bojonggede
Hasil penimbangan sampah dicatat ke dalam sebuah buku tabungan sampah.

Masih menurut penuturan Pak Iqbal, uang hasil tabungan sampah itu nantinya dicairkan atau diberikan kepada masing-masing anak setiap tiga bulan sekali.

Selain itu, Pak Iqbal juga menjelaskan bahwa dengan kegiatan Bank Sampah tersebut diharapkan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya dan kesadaran untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sudah dipupuk sejak usia dini.

Yang saya amati, bocah-bocah kecil yang tergabung dalam Bank Sampah Cabe Rawit Berkarya tersebut sangat bersemangat membawa sampah yang mereka kumpulkan.

Hebatnya, mereka juga sudah memilah-milah dan memisahkan sampah-sampah tersebut sesuai dengan kelompok atau jenis sampahnya. Misal: sampah plastik, kertas, botol minuman dan lain sebagainya.

Mereka itu sepertinya berlomba-lomba mengumpulkan sampah sebanyak-banyaknya. 😂

O iya, para orang tua juga tetap berperan serta dan ikut mendukung anak-anak mereka di kegiatan menabung sampah ini.

Ada yang mengantarkan anak-anak mereka membawa sampah-sampah yang sudah dipisah-pisah dari rumah.

Bank Sampah Anak-anak di Bojonggede
Para orang tua juga ikut mendukung anak-anaknya dalam kegiatan menabung sampah.

Ada juga yang sengaja datang tidak membawa sampah tapi membawa makanan dan minuman ringan untuk dinikmati bersama-sama.😋

Dalam kesempatan itu juga, saya mendapat penjelasan dari Pak Iqbal bahwa kegiatan tersebut masih bagian dari:

Rumah Pendidikan Lingkungan Hidup (RPLH)

Yang berada di bawah bimbingan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor.

Program ini sendiri sudah dimulai sejak akhir tahun 2018 lalu.

RPLH ini memang mengajarkan kepada seluruh anggota masyarakat untuk melakukan pemilihan sampah non organik dimulai dari sumber sampah yaitu dari rumah masing-masing warga.

Sampah yang sudah dipisah-pisah sesuai dengan jenisnya.
Sampah yang sudah dipisah-pisah sesuai dengan jenisnya.

Sampah-sampah yang dikumpulkan dari Bank Sampah Cabe Rawit Berkarya ini nantinya akan dibawa ke tempat pengolahan sampah di Pondok Rajeg.

Kalau di tempat teman-teman tinggal ada juga kegiatan seperti ini, boleh dong dishare di kolom komentar di bawah ini ya.

🙏

(Visited 13 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *