Commuter Line Info Bojonggede

Sekarang Semua Roker dan Anker Harus Lewat Underpass di Stasiun Bojonggede

Sekarang Semua Roker dan Anker Harus Lewat Underpass di Stasiun Bojonggede
Written by Yuri Adrian

Saya adalah warga Bojonggede yang hampir setiap hari naik Commuter Line ke tempat kerja. Istilah gaulnya tuh Roker (Rombongan Kereta) atau ada juga yang nyebut Anker (Anak Kereta). Nah, sekarang semua Roker dan Anker harus lewat underpass di Stasiun Bojonggede kalau mau menyeberang dari satu peron ke peron yang lain. Fasilitas terowongan penyeberangan orang ini sudah mulai resmi dipakai per 28 September 2017 yang lalu.

Kalau saya, setiap harinya masuk dari gerbang atau pintu masuk selatan yang ada di Jalan Raya Bojonggede. Setelah saya nge tap kartu di gate, saya harus melewati underpass untuk menyeberang ke jalur 2.

Tangga Turun Ke Arah Underpass Stasiun Bojonggede

Tangga Turun Ke Arah Underpass Stasiun Bojonggede

 

Ingat ya kalau dari arah Selatan ini, di sebelah kiri adalah tangga untuk orang turun, nah yang di kanan adalah tangga untuk orang naik. Bisa dilihat dari tanda (hijau dan merah) yang ada di anak tangga. Jangan sampai salah, bisa-bisa nanti ‘bertabrakan’ dengan orang yang dari arah berlawan, apalagi kalau di jam-jam sibuk, bisa repot.

Turun Naik Tangga Biar Roker dan Anker Bojonggede Jadi Lebih Sehat

Turun Naik Tangga Biar Roker dan Anker Bojonggede Jadi Lebih Sehat

 

Selalu berhati-hati waktu naik atau turun anak tunggu ini, jangan terburu-buru. Sakit lho kalau jatuh & gelundung ke bawah. Malu juga pastinya. Terlebih kalau kondisi hujan, permukaan lantainya licin.

Nah Ini Penampakan Di Terowongan Underpass Stasiun Bojonggede

Nah Ini Penampakan Di Terowongan Underpass Stasiun Bojonggede

 

Kalau mengutip info dari KOMPAS.com alasan kenapa Stasiun Bojonggede dipilih menjadi salah satu tempat yang dibuatkan underpass karena di stasiun ini jumlah kepadatan penumpangnya mencapai 35 ribu orang per hari. WOW !

Underpass di Stasiun Bojonggede yang bernuansa putih ini kedalamannya 2,5 meter di bawah rel, panjang 18,3 meter dan lebar 5 meter.

Dilengkapi juga dengan dua tangga manual yang berada di peron arah Jakarta Kota / Tanah Abang dan Bogor, panjangnya masing-masing adalah 26,6 meter dan 24,8 meter sementara lebarnya adalah 3 meter.

Underpass ini dibangun untuk meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan para pengguna commuter line. Maksudnya sih setelah underpass ini ada, orang-orang tidak lagi menyeberang antarperon di perlintasan rel kereta.

Foto Ini Diambil Sekitar Akhir November 2016 Sewaktu Awal-awal Pekerjaan Underpass Stasiun Bojonggede

Foto Ini Diambil Sekitar Akhir November 2016 Sewaktu Awal-awal Pekerjaan Underpass Stasiun Bojonggede

(Visited 81 times, 1 visits today)

About the author

Yuri Adrian

Leave a Comment