Info Bojonggede Persinas Asad

Pengalaman Mengikuti Pasanggiri Persinas ASAD Kota Depok 2017

Pengalaman Mengikuti Pasanggiri Persinas ASAD Kota Depok 2017
Written by Yuri Adrian

Berikut ini saya akan mencoba berbagi cerita yaitu pengalaman mengikuti Pasanggiri Persinas ASAD Kota Depok 2017 yang berlangsung pada tanggal 21-22 Oktober 2017. Kegiatan ini diselenggarakan di Lapangan Masjid Baitul Faqih, Kalimulya, Depok.

Perguruan Silat Nasional Ampuh Sehat Aman Damai yang lebih dikenal dengan nama Persinas ASAD, pada bulan Agustus lalu telah mengadakan Pasanggiri Nasional dan Kejuaraan Nasional Pencak Silat Persinas ASAD di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Nah, pada kesempatan itu pula Presiden Jokowi yang hadir dan membuka kegiatan tersebut, dinobatkan sebagai  Pendekar Utama dan Warga Kehormatan Persinas ASAD.

Presiden Jokowi Ketika Menghadiri Pasanggiri Nasional dan Kejuaraan Nasional Pencak Silat Persinas ASAD, Agustus 2017 (sumber : WAG Majelis Ta'lim Baitul Afwa)

Presiden Jokowi Ketika Menghadiri Pasanggiri Nasional dan Kejuaraan Nasional Pencak Silat Persinas ASAD, Agustus 2017 (sumber : WAG Majelis Ta’lim Baitul Afwa/Ardi)

 

Untuk kegiatan Pasanggiri Persinas ASAD Kota Depok Tahun 2017 ini, berlangsung selama dua hari. Bertemakan, Melalui Pasanggiri Persinas ASAD Kita Lahirkan Pesilat yang Berkarakter, Tangguh, dan Berprestasi. Kalau mengutip berita yang disajikan oleh Depoknews.id kegitan ini diikuti oleh 1.209 orang peserta dari sembilan ranting, termasuk ranting Bojonggede yang menurunkan 96 orang peserta.

Di hari pertama yaitu Sabtu (21/10), saya dan istri menemani anak kami yang pertama, Gadi, yang akan tampil bersama teman-teman seusianya (kategori massal Usia Dini, usia 10-12 tahun) dari Ranting Bojonggede.

Persiapan yang dilakukan Gadi bisa dibilang mepet, hanya dalam waktu kurang lebih satu bulan, anak kami yang pertama itu harus berlatih lebih keras untuk menyesuaikan diri dengan olah raga beladiri yang baru digelutinya tersebut. Yang kami perhatikan, salah satu kesulitannya yaitu ada di kuda-kuda (stance).

Selama ini, Gadi memang lebih banyak berkutat dengan olah raga beladiri asal Korea Selatan, Taekwondo, di Unit Taekwondo SDN Pengadilan 2 Kota Bogor. Gadi sudah berlatih sejak duduk di kelas 4 dan sekarang kelas 6, Gadi sudah mencapai Sabuk Merah (Geup III).

Alhamdulillah, walaupun waktu persiapan yang sangat mepet, Gadi bisa ikut berpartisipasi di kegiatan Pasanggiri Persinas ASAD Kota Depok 2017. Terlepas dari hasil yang diperoleh Gadi dan kawan-kawan, keikutsertaan mereka di ajang tersebut tentulah wajib di apresiasi.

(Visited 61 times, 1 visits today)

About the author

Yuri Adrian

Leave a Comment