Juventus

Bonnie Pun Pergi Setelah 7 Tahun Bersama Si Nyonya Tua

Bonnie Pun Pergi Setelah 7 Tahun Bersama Si Nyonya Tua

Benar-benar berita yang membuat kaget dan shock seluruh Juventini yang ada di dunia, termasuk saya. Leonardo Bonucci salah satu pilar pertahanan Juventus, salah satu pemain kunci Bianconeri memilih untuk meninggalkan klub yang sudah dibelanya sejak tahun 2010. Menjadi bagian dari pemain legend Juventus dengan rekor 6 scudetto beruntun, Bonnie pun pergi setelah 7 tahun bersama Si Nyonya Tua.

Sudah agak lama tidak menulis catatan tentang klub favorit saya ini, Juventus. Masih agak baper sih setelah kekalahan telak 1-4 dari Real Madrid dalam Final Liga Champions  beberapa waktu yang lalu.

Belum hilang betul sedih dan kecewa, eits datang lagi berita yang gak kalah bikin kaget. Semuanya gara-gara berita Leonardo Bonucci, pemilik nomor punggung 19 ini, ‘membelot’ ke klub yang menjadi rival Juventus, AC Milan.

WHAT!!!

Awalnya hanya dianggap sebagai rumor atau gosip saja. Bahkan banyak loh Juventini yang menganggap kabar ini hanya sebuah jokes, yang gak lucu sih. Apalagi pemain tersebut belum lama ini memperpanjang kontraknya bersama Juventus sampai dengan tahun 2021.

Lah, koq tiba-tiba saja berita kepindahan salah satu bek terbaik Italia ini semakin hari semakin kencang terdengar. Nama pemain ini pun menjadi trending topic di google.

Ketidakharmonisan yang terjadi di dalam ruang ganti di final UCL lalu, ditambah gesekan antara Bonucci dan sang pelatih, disebut-sebut sebagai alasan utama hengkangnya pemain ini dari Juventus.

Sampai akhirnya, secara resmi transfer kepindahaan pemain berusia 30 tahun itu, diumumkan di official website Juventus.

GRAZIE LEO

Adalah tajuk berita utama yang ada di website resmi Juventus. 42 juta Euro adalah biaya mahar kepindahan Leonardo Bonucci dari Juventus ke AC Milan.

Berita lengkapnya bisa dibaca di link berikut ini : http://www.juventus.com/en/news/news/2017/grazie-leo.php

Yang tidak akan pernah dilupakan oleh semua pendukung Juventus dari Leonardo Bonucci adalah semangat juang dan determinasi tinggi sampai akhir pertandingan selama mengenakan seragam Bianconeri.

Kualitas permainan pemain yang justru memulai karirnya bersama Inter ini, terbilang konsisten dan justru meningkat selama berkarir di Juventus.

Ya sudahlah, walaupun sedikit emosi karena sedih bercampur kecewa, ini adalah bagian dari dinamika yang biasa terjadi di dunia sepakbola. Apalagi memang sudah terbukti sering kali Juventus malah melepas atau menjual pemain-pemain bintang mereka ke klub rival.

Hanya bisa menunggu, siapa pemain yang akan menggantikan peran Bonucci atau paling tidak akan membuat benteng pertahanan Juventus masih tetap kokoh.

Kalau saya pribadi berharap semoga musim ini, Juventus bisa meraih gelar yang paling diimpikan, Juara Liga Champions.

Forza Juve !!

Terima Kasih Leonardo Bonucci !!

 

(Visited 36 times, 1 visits today)

Leave a Comment